Peristiwa yang Terjadi Akibat Rotasi dan Revolusi Bumi

Peristiwa yang Terjadi Akibat Rotasi dan Revolusi Bumi – Berikut Pengertian definisi apa itu Peristiwa yang Terjadi Akibat Rotasi dan Revolusi Bumi – Bumi merupakan planet ke-3 dalam sistem tata surya bila dihitung dari matahari. Bumi juga merupakan planet terpadat dan terbesar ke-5 dari 8 planet dalam sistem tata surya. Selain itu, bumi juga merupakan planet terbesar dari 4 planet kebumian tata surya. Bumi terkadang disebut dengan dunia atau Planet Biru.

Rotasi Bumi

Bumi berputar pada sumbunya dari barat ke timur, atau jika dilihat dari utara, maka gerakannya melawan arah jarum jam. Gerakan berputar bumi pada sumbunya inilah yang dinamakan sebagai Rotasi Bumi. Masa rotasi bumi pada sumbunya dalam hubungannya dengan bintang adalah 23 jam, 56 menit, dan 4.091 detik. Masa rotasi bumi pada sumbunya dalam hubungannya dengan matahari adalah 24 jam. Namun perputaran ini perlahan terus melambat karena pengaruh gravitasi bulan. Hal ini bisa dilihat dari melambatnya satu hari pada masa kini yaitu sekitar 1.7 milidetik dibanding seabad yang lalu.

Peristiwa Akibat Adanya Rotasi Bumi

1. Terjadinya siang dan malam. Bagian bumi yang menghadap kearah matahari ketika berputar pada porosnya akan mengalami siang, sebaliknya bagian bumi yang membelakangi matahari akan mengalami malam, dan hal ini terjadi secara bergantian yaitu panjang waktu siang dan malam rata-rata 12 jam. Perbedaan waktu siang dan malam akan menjadi lebih besar pada tempat-tempat yang jauh dari khatulistiwa.

2. Terjadinya perbedaan waktu di berbagai tempat di muka bumi. Orang-orang yang berada disebelah timur akan mengalami matahari terbit dan terbenam lebih dahulu. Hal ini dikarenakan bumi berputar dari arah barat ke timur. Daerah yang berada pada sudut 15° lebih ke timur akan melihat matahari terbit lebih dahulu selama 1 jam, maka jika di Nusa Tenggara Barat matahari telah terbit, maka di Jakarta baru melihat matahari terbit satu jam setelahnya. Atau jika di Nusa Tenggara Barat pukul 06.00 WITA, maka di Jakarta baru pukul 05.00 WIB.

3. Gerak semu harian bintang. Akibat rotasi bumi maka kita yang ada di bumi melihat seolah olah mataharilah yang bergerak berputar dari timur kebarat mengelilingi bumi. Padahal yang terjadi sebenarnya adalah matahari tidak bergerak, tetapi bumilah bergerak berputar mengelilingi matahari dari barat ke timur. Gerak yang tidak sebenarnya ini dinamakan gerak semu harian bintang. Disebut gerak semu harian karena kita dapat mengamatinya setiap hari atau setiap saat.

Revolusi Bumi

Revolusi bumi adalah peristiwa bumi berputar mengelilingi matahari. Revolusi bumi merupakan akibat tarik menarik antara gaya gravitasi matahari dengan gaya gravitasi bumi. Waktu yang diperlukan untuk berevolusi adalah 365 ¼ hari (1 tahun). Kemiringan bumi pada saat mengitari matahari adalah 23,5° dari garis tegak lurus. Sepanjang bumi berevolusi, rotasi bumi tidak selalu tegak lurus terhadap bidang ekliptika melainkan berosilasi dengan kemiringan yang membentuk sudut hingga 23,5° terhadap matahari. Sudut ini diukur dari garis imajiner yang membelah kutub utara dan kutub selatan yang disebut dengan garis khatulistiwa.

Peristiwa Akibat Adanya Revolusi Bumi

Adanya perbedaan waktu antara siang dan malam. Negara-negara di belahan bumi utara dan selatan memiliki perbedaan lamanya waktu siang dan malam. Selain diakibatkan oleh sudut kemiringan poros bumi, juga diakibatkan oleh revolusi bumi. Mengapa demikian? Karena dalam berevolusi, bumi dapat terletak di apotema atau hipotema. Apotema/Aphelium adalah titik terjauh bumi dengan matahari, sedangkan Hipotema/Perihelium adalah titik terdekat bumi dengan matahari.

Adanya perubahan musim. Belahan bumi utara dan selatan mengalami 4 musim, yaitu musim semi, musim panas, musim gugur, dan musim dingin. Adapun rinciannya adalah sebagai berikut:

22 Maret-21 Juni : kutub utara bumi lebih condong ke matahari, dan mengalami musim semi. Sedangkan kutub selatan bumi menjauh dari matahari dan mengalami musim gugur.

21 Juni-23 September : kutub utara bumi mulai menjauh dari matahari. Pada saat itu terjadi musim panas. Sedangkan kutub selatan mulai mendekati matahari dan mengalami musim dingin.

23 September-22 Desember : kutub utara bumi semakin jauh dari matahari dan mengalami musim gugur. Sedangkan kutub selatan bumi makin condong ke matahari. Pada saat itu kutub selatan mengalami musim semi.

22 Desember-21 Maret : kutub utara bumi mulai mendekat ke arah matahari. Pada saat itu terjadi musim dingin. Kutub selatan mulai menjauhi matahari dan mengalami musim panas. Proses revolusi ini berlangsung terus sepanjang tahun.

Adanya gerak semu tahunan matahari. Pergeseran posisi matahari ke arah belahan bumi utara (22 Desember€“21 Juni) dan pergeseran posisi matahari dari belahan bumi utara ke belahan bumi selatan (21 Juni€“21 Desember) disebut gerak semu harian matahari. Disebut demikian karena sebenarnya matahari tidak bergerak. Gerak itu akibat revolusi bumi dengan sumbu rotasi yang miring.

Adanya perubahan kenampakan rasi bintang. Rasi bintang adalah susunan bintang-bintang yang tampak dari bumi membentuk pola-pola tertentu. Bintang-bintang membentuk sebuah rasi sebenarnya tidak berada pada lokasi yang berdekatan. Karena letak bintang-bintang itu sangat jauh, maka ketika diamati dari bumi seolah-olah tampak berdekatan. Rasi bintang yang dikenal antara lain: Aquarius, Pisces, Gemini, Scorpio, Leo, dan lain-lain. Ketika bumi berada disebelah timur matahari, kita hanya dapat melihat bintang-bintang yang berada di sebelah timur matahari. Ketika bumi berada di sebelah utara matahari, kita hanya dapat melihat bintang-bintang yang berada di sebelah utara matahari. Akibat adanya revolusi bumi, bintang-bintang yang nampak dari bumi selalu berubah.

Adanya kalender masehi. Lama waktu dalam setahun adalah 365 hari. Untuk menampung kelebihan ¼ hari pada tiap tahun maka lamanya 1 tahun diperpanjang 1 hari menjadi 366 hari pada setiap 4 tahun. Satu hari tersebut ditambahkan pada bulan Februari. Tahun yang lebih panjang sehari ini disebut Tahun Kabisat. Untuk mempermudah mengingat, maka yang dipilih sebagai tahun kabisat adalah tahun yang habis di bagi 4, contohnya: 1984,2000, dan lain-lain.

Loading...

Peristiwa yang Terjadi Akibat Rotasi dan Revolusi Bumi

Peristiwa yang Terjadi Akibat Rotasi dan Revolusi Bumi | admin | 4.5