Nama Kepala Negara ASEAN 2015

Nama Kepala Negara ASEAN 2015 – Berikut Pengertian definisi apa itu Nama Kepala Negara ASEAN 2015 – Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara atau lebih populer dengan sebutan Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) merupakan sebuah organisasi geo politik dan ekonomi dari negara-negara di kawasan Asia Tenggara, yang didirikan di Bangkok pada 8 Agustus 1967. Terbentuknya ASEAN tak lepas dari adanya kesepakatan antara 5 delegasi negara-negara yang terletak di wilayah Asia Tenggara itu yang diwujudkan dalam ‘Deklarasi Bangkok‘. Ke-5 negara itu adalah:

1. Indonesia yang diwakili oleh Adam Malik (menteri luar negeri Indonesia)

2. Malaysia yang diwakili oleh Tun Abdul Razak (perdana menteri Malaysia)

3. Singapura yang diwakili oleh S. Rajaratnam (menteri luar negeri Singapura)

4. Thailand yang diwakili oleh Thanat Khoman (menteri luar negeri Thailand)

5. Filipina yang diwakili oleh Narciso Ramos (menteri luar negeri Filipina)

Dalam €˜Deklarasi Bangkok€™ dibahas sejumlah masalah yang sangat penting untuk keberadaan negara-negara di kawasan Asia Tenggara ini. Akhirnya, dari deklarasi ini melahirkan suatu kesepatan untuk mendirikan sebuah organisasi di kawasan Asia Tenggara yaitu ASEAN. Organisasi ASEAN bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial, dan pengembangan kebudayaan negara-negara anggotanya, memajukan perdamaian dan stabilitas di tingkat regionalnya, serta meningkatkan kesempatan untuk membahas perbedaan di antara anggotanya dengan damai.

Tujuan Pendirian  ASEAN berdasarkan Deklarasi Bangkok 1957

1. Mempercepat pertumbuhan, kemajuan sosial dan perkembangan kebudayaan di kawasan Asia Tenggara.

2. Memelihara perdamaian dan stabilitas dengan menjunjung tinggi hukum dan hubungan antara negara-negara di Asia Tenggara.

3. Meningkatkan kerja sama yang aktif dan saling membantu dalam bidang ekonomi, sosial, budaya, teknologi dan administrasi.

4. Saling memberikan bantuan dalam bidang fasilitas latihan dan penelitian pada bidang pendidikan, kejuruan, teknik dan administrasi.

5. Bekerja sama lebih efektif untuk mencapai daya guna lebih besar dalam bidang pertanian, industri dan perkembangan perdagangan termasuk studi dalam hal perdagangan komoditi internasional, perbaikan pengangkutan dan fasilitas komunikasi serta meningkatkan taraf hidup rakyat.

6. Meningkatkan studi tentang masalah-masalah di Asia Tenggara.

7. Memelihara kerja sama yang erat dan bermanfaat dengan berbagai organisasi internasional dan regional lain yang mempunyai tujuan sama serta mencari kesempatan untuk menggerakkan kerja sama dengan mereka.

Persamaan Mendasar antara Sesama Negara Anggota ASEAN

1. Persamaan letak geografis, yaitu terletak di wilayah yang sama, yakni Asia Tenggara.

2. Persamaan nasib/sejarah, yakni hampir semua negara-negara di kawasan Asia Tenggara pernah mengalami penjajahan Barat, kecuali Thailand.

3. Persamaan ekonomi, yakni mayoritas penduduk di kawasan Asia Tenggara merupakan negara agraris.

4. Persamaan budaya, yaitu hampir semua menjadi daerah penyebaran kebudayaan Melayu Austronesia.

5. Persamaan kepentingan, yaitu mengarah pada terwujudnya kemajuan, kemakmuran, dan perdamaian di kawasan Asia Tenggara.

Profil Negara Anggota ASEAN 2015

Seiring dengan perkembangannya, hingga saat ini negara anggota ASEAN terdiri dari 10 negara, yaitu:

1) Indonesia

Ibukota : Jakarta

Bentuk pemerintahan : Republik Presidensial

Kepala negara : Joko Widodo (Presiden)

Bahasa resmi : Indonesia

Luas total wilayah : 1,904,569 km2

2) Malaysia

Ibukota : Kuala Lumpur

Bentuk pemerintahan : Monarki terpilih konstitusional federal dan demokrasi parlementer

Kepala negara :

Yang di-Pertuan Agong : Sultan Abdul Halim Muadzam Shah

Perdana Menteri : Najib Tun Razak

Bahasa resmi : Melayu

Luas total wilayah :329,847 km2

3) Singapura

Ibukota : Singapura

Bentuk pemerintahan : Republik Parlementer

Kepala negara :

Presiden : Tony Tan Keng Yam

Perdana Menteri : Lee Hsien Loong

Bahasa resmi : Inggris dan Melayu

Luas total wilayah : 710.2 km2

4) Thailand

Ibukota : Bangkok

Bentuk pemerintahan : Monarki konstitusional di bawah Junta militer

Kepala negara : 

Raja : Raja Bhumibol Adulyadej

Ketua Komite Perdamaian Negara : Prayuth Chan-ocha

Bahasa resmi : Thai

Luas total wilayah : 514,000 km2

5) Filipina

Ibukota : Manila

Bentuk pemerintahan : Republik

Kepala negara : Benigno S. Aquino III (Presiden)

Bahasa resmi : Tagalog dan Inggris

Luas total wilayah : 300,000 km2

6) Brunei Darussalam

Ibukota : Bandar Seri Begawan

Bentuk pemerintahan : Monarki absolut Islam

Kepala negara : Hassanal Bolkiah (Sultan)

Bahasa resmi : Melayu

Luas total wilayah : 5.765 km2

Tanggal bergabung : 7 Januari 1984

7) Vietnam

Ibukota : Hanoi

Bentuk pemerintahan : Marxisme-Leninisme , negara satu partai

Kepala negara :

Presiden : Truong Tan Sang

Perdana Menteri : Nguyen Tan Dung

Bahasa resmi : Vietnam

Luas total wilayah : 332,698 km2

Tnaggal bergabung : 28 Juli 1995

8) Laos

Ibukota : Viantiane

Bentuk pemerintahan : Komunis

Kepala negara :

Presiden : Choummaly Sayasone

Perdana Menteri : Thongsing Thammavong 

Bahasa resmi : Laos

Luas total wilayah : 236,800 km2

Tanggal bergabung : 23 Juli 1997

9) Myanmar

Ibukota : Naypyidaw

Bentuk pemerintahan : Presidensial

Kepala negara : Thein Sein

Bahasa resmi : Myanmar

Luas total wilayah : 678,500 km2

Tanggal bergabung : 23 Juli 1997

10) Kamboja

Ibukota : Phnom Penh

Bentuk pemerintahan : Monarki konstitusional demokratik

Kepala negara :

Raja : Norodom Sihamoni

Perdana Menteri : Hun Sen 

Bahasa resmi : Khmer ; Perancis & Inggris (hanya oleh kaum terdidik)

Luas total wilayah : 181,040 km2

Tanggal bergabung : 16 Desember 1998

loading...

Nama Kepala Negara ASEAN 2015

Nama Kepala Negara ASEAN 2015 | admin | 4.5